JawaPos. com –Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo meneruskan perintah Presiden Joko Widodo kepada umum terkait dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama libur lama pada pekan depan.

”Bapak Presiden mengingatkan, tidak periode lagi kita akan menghadapi libur panjang. Biasanya libur panjang hendak menimbulkan masalah bagi kesehatan. Urusan Covid meningkat, seperti yang terjadi pada akhir Juli, ” membuka Doni seperti dilansir dari Antara di Telaga Saat, Cisarua, Kabupaten Enau, Jawa Barat.

Dia menyampaikan, presiden khawatir lonjakan urusan Covid-19 yang memuncak di sebanyak kota besar di Pulau Jawa pada awal September kembali terulang. ”Kita harus bisa mengatur muncul, selama liburan panjang tidak tersedia kerugian yang ditimbulkan. Liburan kudu aman nyaman tanpa kerumunan. Paksa kita hadir di sini meminta masyarakat agar betul-betul bisa mengindahkan protokol kesehatan. Memakai masker, membentengi jarak, menghindari kerumunan, serta membasuh tangan sesering mungkin, ” ujar Doni.

Namun, dia bersyukur berkat kerja keras semesta elemen, seperti TNI-Polri dan relawan bisa kembali menurunkan trafik penggandaan kasus Covid-19. ”Dengan kerja berpenat-penat dari seluruh komponen, baik di pusat maupun di daerah, dibantu seluruh unsur TNI, Polri, relawan tentunya, serta tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat, kasus positif Covid mengalami perlambatan, ” terang Doni.

Mantan Pangdam III/Siliwangi itu mengklaim, penambahan kasus Covid-19 mengalami pelambatan di sebagian luhur wilayah dalam kurun waktu tiga pekan terakhir. Akan tetapi, masih ada beberapa daerah yang merasai peningkatan kasus Covid-19.

”Ada yang cukup bagus, tersedia yang flat, walaupun masih tersedia dua tiga provinsi yang masih mengalami peningkatan, ” tutur Doni.

Dia membeberkan, Kepala juga berpesan agar masyarakat waspada menghadapi cuaca ekstrem, sehingga bisa meminimalisasi terjadinya kerugian dan korban jiwa jika terjadinya bencana negeri.

Saksikan video menarik berikut ini: