Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

JawaPos. com – BP Tapera (Tabungan Perumahan) kini tengah melakukan persiapan pengembalian Dana Taperum PNS kepada PNS Pensiun atau Ahli Waris PNS Pensiun yang belum dikembalikan, terutama sejak Bapertarum PNS dibubarkan tanggal 23 Maret 2018. Pensiunan maupun ahli waris dapat menerima dana tersebut setelah dilakukan verifikasi sertifikat dan memiliki rekening atas tanda peserta atau ahli waris.

Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Pemberian Tapera, Eko Ariantoro mengatakan bahwa dana Tapera merupakan milik Pengikut yang akan dikelola oleh BP Tapera.

Keberadaan BP Tapera adalah amanat dari UNDANG-UNDANG Tapera Nomor 4 Tahun 2016 yang bertujuan untuk menghimpun & menyediakan dana murah jangka lama yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan sendi pertama yang layak dan terjangkau bagi Peserta, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Besaran simpanan Peserta adalah sebesar 3% (tiga persen), yang terdiri dari 2, 5% (dua separuh persen) ditanggung oleh Pekerja & 0, 5% (setengah persen) ditanggung oleh Pemberi Kerja. Pada simpulan masa kepesertaan, seluruh tabungan beserta imbal hasil akan dikembalikan pada Peserta. Dengan demikian, Tabungan milik Peserta tidak digunakan sebagai biaya operasional BP Tapera, ” nyata Eko dalam zoombinar Sosialisasi Agenda Tapera dan Persiapan Pengembalian Simpanan Taperum PNS Pensiun.

Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK. 05/2020 tentang Tata Cara Pengalihan dan Pengembalian Pemberian Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Biasa, semua aset untuk dan segera Bapertarum PNS yang telah dihitung dan ditetapkan oleh Tim Penutupan akan dialihkan kepada BP Tapera untuk kemudian dikembalikan kepada PNS Pensiun atau Ahli Waris PNS Pensiun dan PNS Aktif sebagai saldo awal Tapera.

Untuk pencairan dana Tapera, PNS pensiun atau ahli waris tak perlu datang ke kantor BP Tapera, dana pengembalian akan tepat di transfer ke rekening, setelah melalui proses validasi dan verfikiasi melalui pemberi kerja selesai dalam laksanakan, untuk memastikan bahwa pengembalian tabungan peserta PNS pensiun/ ahli waris diterima langsung pada yang berhak.

Adapun dokumen-dokumen yang wajib dilengkapi antara asing: KTP, SK Pensiun, dan nomor rekening bank. Sementara itu, buat Ahli Waris PNS Pensiun memerlukan beberapa persyaratan tambahan, seperti: Surat Kuasa Bermaterai, KTP Darah daging, dan Surat Keterangan Ahli Waris. BP Tapera berkomitmen untuk memberikan kesenangan dalam pelaksanaan pengalihan dan pengembalian dana Taperum tersebut.

Sementara itu, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri, Dr. Drs. Safrizal ZA, M. JIWA dalam Sosialisasi Program Tapera serta Persiapan Pengembalian Dana Taperum PNS Pensiun menyatakan siap membantu, & terus mendukung kerjasama antara BP Tapera dengan Pemerintah Daerah untuk membantu mengenai ketersediaan lahan dan mewujudkan pembangunan rumah yang layak huni bagi ASN.

Saksikan video menarik berikut ini: