Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

JawaPos. com – Ketua Persen Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan akan menindaklanjuti setiap informasi terbaru yang diberikan oleh Was-was Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK), mengenai pengembangan kasus terkaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Perkara ini telah menjerat bekas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

“Semua informasi tentu akan kami pelajari & dalami, kami juga berkoordinasi secara para pihak terkait dengan pembicaraan para pihak lain, kita menunggui informasi dan bukti petunjuk yang lain, ” kata Firli dikonfirmasi, Kamis (17/12).

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) juru cakap KPK, Ali Fikri memastikan penanganan perkara oleh KPK bekerjasama dengan pihak perbankan dan PPATK. Peristiwa ini untuk menelusuri pihak-pihak asing yang juga diduga terlibat dalam kasus suap pengadaan bansos Covid-19.

“Kami memastikan penanganan perkara oleh KPK ini mau kerjasama dengan pihak perbankan maupun PPATK dalam hal penelusuran aliran maupun transaksi keuangan, ” ujar Ali.

Kendati demikian, juru bicara KPK bidang penindakan ini belum bisa membeberkan buatan investigasi atau penelusuran PPATK. Sebab hal itu bersifat intelijen.

“Mengenai data dan fakta yang diberikan PPATK tentu tidak bisa kami sampaikan, karena tersebut bagian dari strategi penyidikan pengerjaan perkara ini, ” pungkas Ali.

Baca juga: PPATK Bantu KPK Telusuri Pihak Asing yang Terlibat Kasus Suap Bansos

Sebelumnya, PPATK melegalkan melakukan investigasi terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Bahkan PPATK selalu membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran uang terkait kejadian dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

“Bansos pada fakta memang PPATK sudah melakukan langkah-langkah yang sama untuk melakukan pengamatan yang dianggap rawan, ” perkataan Ketua PPATK Dian Ediana Rae.

Menurut Dian, pihaknya membantu KPK dalam menelusuri arus uang suap yang masuk ke Juliari. Baik itu dari pihak pemerintah atau vendor.