Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

JawaPos. com –Unit Opsnal Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan (Ditreskrimum Polda Kalsel) tembak seorang komplotan begal kasar. Pelaku telah membunuh seorang sopir travel dan merampok mobilnya.

”Satu pelaku berinisial SR, 28. Dari komplotan ini, ana tangkap pada Selasa (24/11) di Desa Jombang, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Pelaku terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur karena melawan saat ditangkap, ” ujar Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel AKBP Andy Rahmansyah, pada Banjarmasin, Senin (30/11).

Polisi bergerak cepat mengungkap kasus begal itu, setelah korban, Dwi Hartono melapor ke Polda Kalsel pada 20 November. Dwi mengaku menjadi korban perampasan mobil maka dirinya hampir saja terbunuh oleh aksi pelaku begal di Dukuh Kuningan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Korban lain, Ahmadi meregang nyawa setelah dibegal komplotan itu di kawasan Bukit Kayangan, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. ”Jadi modus pelaku yaitu berpura-pura memesan mobil travel beserta sopirnya dengan cara menelepon pemilik travel untuk dijemput dan diantarkan ke suatu tempat. Di tengah perjalanan, sopir dibunuh dan mobil dibawa kabur, ” ujar Andy.

Korban Dwi Hartono yang berhasil selamat menjelaskan pada polisi, dia awalnya menjemput dua orang pemesan travel di depan kompleks Wengga, Banjarbaru, dengan haluan ke daerah Satui, Kabupaten Negeri Bumbu. Di tengah perjalanan zaman berhenti, pelaku mengalungkan seutas tali ke leher korban dan menghunuskan pisau ke leher. Namun objek menepisnya, sehingga mengakibatkan luka pada telapak tangan kanan dan objek kabur ke semak-semak.

”Korban Ahmadi, awalnya dilaporkan gaib. Jasad korban ditemukan dalam situasi sulit dikenali di Desa Kuningan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Bahar, ” terang Andy.

Saat ini, polisi masih melacak satu pelaku lain yang telah dikantongi identitasnya. Sementara itu, tersangka SR merupakan residivis kasus pembunuhan yang pernah menjalani hukuman semasa 12 tahun penjara.

”Menurut pengakuan tersangka SR, temannya yang kini buron juga residivis kasus pencurian dengan pemberatan. Itu kenal saat bersama-sama menjalani balasan di Lapas Tanjung, Kabupaten Tabalong, ” tutur Andy.

Saksikan video menarik berikut ini: