Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

JawaPos. com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut perilaku korupsi di dalam pejabat pemerintahan dapat menular kaya virus. Bahkan, menurutnya, tindakan korupsi sama bahayanya dengan pandemi Covid-19 yang dapat membahayakan dan merusak institusi pemerintahan.

“Virus korupsi virus yang mengkompromikan perangai. Sama seperti pandemi, bisa menular dan bisa membahayakan institusi, ” ujarnya dalam webinar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020, Kamis (10/12).

Sri Mulyani mengingatkan pada jajarannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus tetap waspada dan terus meningkatkan perilaku karena rentan terhadap resiko manipulasi. Sebab, integritasnya sangat dibutuhkan serta beragam tantangannya.

Baca juga: Menganjurkan Pemodal Asing, Sri Mulyani: Beta Undang Anda Datang dan Investasi

Selain itu, manajemen risiko harus terus ditingkatkan. Sebab, semakin tinggi risiko kesempatan pada melakukan tindakan korupsi atau provokasi, maka sistem pengendali internalnya kudu makin tinggi.

“Karena jabatan kita berbeda-beda. ada dengan langsung berhubungan dengan yang lain, apakah uang, apakah memberikan fasilitas, apakah dia memberikan kebijakan yang favourable , ” tuturnya.

Sri Mulyani mengaku, tantangan bagi para pejabat negara semakin besar di tengah pandemi ini. Karena, pemerintah dipaksa melakukan penanganan pandemi di klub dengan cepat, sehingga data yang diperlukan pun tak sempurna. Situasi itu memicu peluang korupsi semakin lebar.

“Orang menyelenggarakan tindakan korupsi atau bahkan memakai kelemahan atau ketidaksempurnaan sistem buat kepentingan pribadi, ” ungkapnya.

Sri Mulyani meminta seluruh pejabat terutama di Kemenkeu untuk mengutamakan insting dalam situasi kritis, sehingga pada melaksanakan tugasnya mau terus mengutamakan kepentingan masyarakat. Walaupun, Ia mengaku masih banyak jalan yang dilakukan pemerintah yang belum sempurna, namun hal itu harus terus diperbaiki.

“Di sinilah ujian integritas jadi benar penting. Di sinilah ujian terhadap ikhtiar kita untuk membangun pengendalian internal. Dan kita harus banget mengakui upaya kita masih jauh dari sempurna dan masih kudu ditingkatkan, ” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini: